Penyebab dan Pengobatan Sindrom Mata Kering

No comment 1679 views

Selain kacamata, bagi mereka yang mengalami penglihatan, juga lazim menggunakan lensa kontak atau contact lens. Meski terkesan praktis, namun pemakaian lensa kontak ternyata juga dapat membuat mata rentan mengalami kekeringan, dan terasa seperti tersedot keluar dari rongga. Umumnya, ini dialami oleh mereka yang telah memasuki usia dewasa. “Saya akan mengatakan bahwa setidaknya seperempat dari pasien saya mengeluh mengalami sindrom mata kering,” kata Dr. Matthew Gardiner, mata di Harvard yang berafiliasi dengan Massachusetts Eye & Ear Infirmary.

Sindrom Mata Kering - www.surabayaeyeclinic.co.id

Sindrom Mata Kering - www.surabayaeyeclinic.co.id

Sebenarnya, mata manusia memiliki beberapa sumber air. Salah satunya adalah kelenjar lakrimal di kuadran luar atas mata. Kelenjar tersebut yang memproduksi ember air mata jika seseorang menangis atau terkena sesuatu di mata. Sumber-sumber air pada mata lainnya termasuk jaringan kelenjar yang tertanam di konjungtiva (permukaan putih mata dan permukaan bawah kelopak mata) yang menghasilkan air dan lendir, serta kelenjar di tepi kelopak yang menghasilkan zat berminyak.

Penting:   Latihan Aerobik dan Resistensi Kurangi Risiko Diabetes?

Koktail air, lendir, dan minyak dari dua sumber terakhir ini membuat air mata pada permukaan mata. Namun, kita perlu untuk melihat dengan benar. “Setiap kali Anda berkedip, Anda mengajukan permohonan untuk permukaan basah baru,” sambung Dr. Gardiner.

Seiring dengan bertambahnya usia, produksi air mata manusia secara umum melambat. Jika kelenjar lakrimal tidak membuat banyak air mata, Anda akan memiliki masalah terkait kuantitas air mata. Sementara, jika beberapa kelenjar lainnya lambat, seperti yang menghasilkan minyak, Anda akan memiliki masalah dengan kualitas air mata, karena Anda membutuhkan semua komponen air mata untuk memproduksi air mata. Hasilnya adalah sindrom mata kering, dengan gejala yang meliputi pembakaran dan perasaan grittiness di mata.

Penting:   Musik dan Manfaatnya untuk Kesehatan Jantung
memuat...

Yang perlu diperhatikan, sindrom mata kering ternyata tidak hanya disebabkan oleh penuaan. Penyebab lainnya gangguan ini antara lain efek samping dari (seperti antihistamin atau tekanan darah), kondisi (seperti masalah tiroid, diabetes, rheumatoid arthritis, sindrom Sjögren, gangguan sistem kekebalan tubuh, atau Parkinson), (paparan debu, asap, dan polutan lainnya), operasi mata, penggunaan lensa kontak, hingga melihat gadget elektronik terlalu lama tanpa berkedip) atau sindrom visi komputer.

“Orang-orang cenderung untuk menatap layar gadget dalam waktu lama dan kurang berkedip,” tambah Dr. Gardiner. “Akibatnya, mata mereka menjadi kering karena terbuka untuk sekian waktu yang lama. Gejala computer vision syndrome ini juga dapat mencakup penglihatan yang kabur atau penglihatan ganda.”

Jika Anda mengalami sindrom mata kering, sebaiknya lekas diobati karena selain mengurangi ketidaknyamanan, juga dapat membantu Anda menghindari infeksi, bahkan bekas luka. Bagi mereka yang memiliki gejala mata kering dan masih memiliki cukup air mata, Dr. Gardiner menyarankan kompres hangat dan pijatan lembut pada mata untuk merangsang kelenjar minyak di pinggiran.

Penting:   Hubungan Otak Kanan dan Otak Kiri dengan Kepribadian

Sementara, bagi orang yang tidak memiliki cukup air mata, Dr. Gardiner menyarankan untuk membeli air mata buatan (ada banyak jenis dan merek), obat-obatan yang meningkatkan produksi air mata, seperti siklosporin ophthalmic (restasis), serta memblokir drainase air mata dengan memasukkan colokan ke dalam saluran drainase air mata. Beberapa bahkan menyebutkan bahwa kafein dapat membantu mata kering.

“Kafein tidak meningkatkan produksi kelenjar lakrimal,” kata Dr. Gardiner. “Tetapi, hati-hati ketika meningkatkan asupan kafein Anda. Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan kegelisahan dan insomnia.”

author

Leave a reply "Penyebab dan Pengobatan Sindrom Mata Kering"