Perjalanan Penyakit – Pathway – Kanker Paru

No comment 8428 views

Kanker ParuKanker paru-paru adalah utama kematian terkait kanker hampir seluruh negara . Sejarah penyebaran kanker paru-paru adalah terjadi lebih tinggi pada dibandingkan . Pada pria jumlahnya mengalami penurunan sejak tahun 1980 di seluruh dunia. Sebalinya pada malah meningkat di tahun 1980an, namun kemudian mulai turun pada tahun 2000-an. Kanker paru-paru memiliki prognosis yang buruk, itu artinya siapapun yang telah didiagnosis terkena kanker paru-paru lebih kecil kemungkinannya untuk sembuh daripada kemungkinan perparahannya.

Karsinoma sel kecil paru (SCLC, berjumlah 15% dari semua kasus kanker paru-paru) dan karsinoma paru non-sel-kecil (NSCLC, 85% sisanya) adalah 2 klasifikasi utama dari kanker paru-paru. Kanker paru-paru non-sel-kecil (NSCLC) selanjutnya diklasifikasikan lagi menjadi karsinoma sel skuamosa, adenokarsinoma, dan karsinoma sel-besar.

Penting:   Mengelola Sindrom Sundowning, Ketika Lansia Uring-uringan di Malam Hari

Tidak dapat dipungkiri bahwa merokok menjadi risiko paling besar terkait kanker paru-paru. Sekitar 85% dari pengidap kanker paru-paru merupakan perokok aktif. Hal ini tidak mengherankan karena risiko kanker paru-paru meningkat berbanding lurus dengan durasi, intensitas, dan kedalaman paru-paru menghirup asap. Rokok mengandung beberapa zat karsinogen (pemicu sel kanker) seperti Polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH) yang memiliki sifat seperti benzo [α] pyrene sehingga menyebabkan terjadinya mutasi pada gen p53 (suatu molekul tumor paru) yang disebabkan oleh mutagen tembakau. Senyawa N-nitroso adalah senyawa selanjutnya yang menjadi kelompok utama bahan kimia yang ditemukan dalam asap tembakau. Selain itu zat yang paling berbahaya adalah Nikotin, zat ini menyebabkan merokok dan juga merupakan zat karsinogenik.

Penting:   Screening Hepatitis C Penting untuk Generasi Baby Boomers, Ini Alasannya
memuat...

Nikotin yang diikat oleh darah dapat merangsang saraf simpatis (yang berhubungan dengan peningkatan denyut jantung dan tekanan darah), serta sistem saraf parasimpatis (yang berhubungan dengan motilitas usus dan relaksasi). Kecanduan pada nikotin dapat menyebabkan pelepasan hormon dopamin dari nucleus accumbens, yang kemudian menyebabkan kecanduan.

Perokok non-aktif atau pasif didefinisikan sebagai orang-orang yang merokok kurang dari 100 batang rokok selama hidup mereka. Di seluruh dunia, ada sekitar 25% penderita kanker paru-paru yang merupakan perokok pasif. Sejumlah faktor risiko dari lingkungan juga diidentifikasi menjadi penyebab lain dari kanker paru-paru seperti timbunan zat penyusun asbes, tar, dan sejumlah logam seperti arsenik, kromium, dan nikel.

Penting:   Pencegahan dan Pengobatan Masalah Pergelangan Kaki

Pathway

Kanker paru-paru tak berbeda dengan kanker jenis lainnya, dimulai dengan adanya inisiasi karsinogen yang diinduksi, kemudian diikuti dengan periode perparahan dan kemajuan dalam tahapan. Rokok dan semua faktor risiko lainnya berperan sebagai agen karsinogenesis yang mendukung mutasi genetik pada pengidapnya. Paparan asap yang terus-menerus memungkinkan terjadinya mutasi tambahan, apalagi jika mengandung senyawa seperti nikotin, fenol, dan formaldehida.

Waktu tunda antara onset merokok dan timbulnya kanker biasanya memerlukan waktu yang panjang, yaitu sekitar 20-25 tahun untuk pembentukan kanker. Risiko kanker dapat berkurang jika seseorang telah berhenti merokok, namun pertumbuhan sel kanker dapat tetap berlanjut selama proses karsinogenesis masih terjadi.

Kata Kunci Pencarian: pathway ca paru,pathway kanker paru

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Perjalanan Penyakit – Pathway – Kanker Paru"