Songsong AFTA, Surabaya Bersiap Jadi Kota Wisata Kesehatan

BANYAKNYA yang bersaing meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas berdampak bagi Provinsi Jawa Timur. Sebab, langkah tersebut justru membantu mempersiapkan rumah sakit di Jawa Timur untuk menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) 2015. Ketua Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Jawa Timur dr Dodo Anondo MPH mengatakan, rumah sakit saat ini memang dituntut untuk meningkatkan mutu pelayanan dan SDM. Karena itu, mereka harus mulai mempersiapkan peralatan medis yang bagus.

Hal tersebut dimaksudkan agar saat AFTA 2015 rumah sakit di Jawa Timur, khususnya Surabaya, bisa menekan yang akan berobat ke luar negeri. Begitu juga, saat SDM dari luar negeri datang ke Indonesia, fasilitas harus benar-benar sudah mumpuni. Dengan begitu, SDM luar negeri tidak menguasai Jawa Timur. "Kalau SDM luar negeri datang ke Indonesia dan fasilitas rumah sakit ternyata kurang, mereka bisa saja mendirikan rumah sakit sendiri di Surabaya," ujar Dodo.

Penting:   Penyebab Penyakit Leukimia

Saat ini, lanjut Dodo, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga telah membuat peraturan daerah (perda) tentang tenaga pada 25 Juli lalu yang kemudian dilanjutkan dengan peraturan gubernur (pergub) tentang tenaga dan fasilitasnya. Dengan demikian, rumah sakit wajib meningkatkan kualitas. Selain tenaga dan fasilitas, peningkatan pelayanan harus menjadi prioritas. Itu berkaitan dengan akreditasi rumah sakit. Meskipun masih ada rumah sakit yang belum terakreditasi, saat ini mereka menyelesaikan akreditasi itu. " baru saja menerima sertifikasi akreditasi paripurna," tambahnya.

memuat...

Karena itu, Dodo berharap seluruh rumah sakit swasta ikut mempersiapkan diri dalam meningkatkan fasilitas, SDM, dan pelayanan. "Jangan sampai mereka (luar negeri) berkuasa di negeri kita," ujarnya. Apalagi saat ini masyarakat bisa memilih berobat di rumah sakit mana saja berdasar fasilitas dan kualitas tenaga medis.

Penting:   Perawatan Kulit Keriput untuk Manula

Untuk meningkatkan SDM, lanjut Dodo, hampir setiap perkumpulan gencar meningkatkan kemampuannya melalui kegiatan seminar bersama. Bahkan, hampir setiap bulan - tersebut berkunjung ke luar negeri untuk mengadakan seminar. "Dokter- dokter di RSUD dr Soetomo juga sering diundang ke luar negeri untuk memapar kan penanganan medis di Indonesia," papar pria yang juga menjabat Dirut RSUD dr Soetomo tersebut.

Setelah semua itu terwujud, menurut Dodo, Surabaya bisa menjadi jujukan . Jadi, tidak tertutup kemungkinan warga asing yang berkunjung ke Surabaya melakukan medical checkup sekaligus melihat keindahan Kota Pahlawan. "Sekarang sudah banyak yang percaya ke mampuan dalam negeri," tambahnya. (ayu/c7/nw)

Penting:   Anak Belajar Kosakata Melalui Konteks
author

Leave a reply "Songsong AFTA, Surabaya Bersiap Jadi Kota Wisata Kesehatan"