Terapi Berendam Es Batu untuk mengurangi cidera Para Atlet

Berjalan atau lari dalam durasi yang panjang menjadi bagian dari rutin para atlet lari. Hal ini memungkinkan tubuh untuk beradaptasi dengan jarak yang lebih panjang dengan lebih efisien. Di sisi lain, seperti ini juga meningkatkan risiko terjadinya cedera pada para pelari. Baru-baru ini telah dipopulerkan berendam air es yang diklaim dapat secara efektif meredakan berbagai masalah yang kerap dialami para atlet tersebut.terapi-es-batu

Cryotherapy atau yang lebih dikenal dengan terapi dingin ini bekerja mengkonstriksi pembuluh serta mengurangi aktivitas metabolik, yang pada akhirnya dapat mengurangi dan kerusakan jaringan tubuh. Setelah tak lagi berkontak dengan sumber dingin, maka jaringan di kulit akan mengalami peningkatan suhu. Peningkatan suhu dalam ini menyebabkan aliran darah beredar lebih cepat dan membantu menormalkan kerusakan sel pada sistem getah bening untuk proses daur ulang yang lebih efektif.

Penting:   Ini Alasan Alergi Makanan Umum Terjadi di Negara Maju

"Mandi Es tidak hanya menekan peradangan, tapi juga membantu merontokkan sisa metabolisme yang justru berbahaya untuk otot-otot tubuh Anda," ujar David Terry, MD, seorang atlet lari ultramarathons yang telah berkarir lebih dari 10 tahun tanpa cedera berarti.

memuat...

Terry bahkan memberikan mandi es miliknya yang telah dilakukan selama bertahun-tahun. Pertama, Ia akan mengisi bak tempat berendamnya dengan 2 atau 3 kantong es batu yang berisi bongkahan kecil-kecil es batu. Baru setelah itu, Ia mengisi bak mandi tersebut dengan air bersuhu normal hingga sebatas pinggangya. Sebelum masuk ke bak air es tersebut, Terry mencoba menghangatkan tubuhnya dengan meminum secangkir the hangat sambil mengenakan jaket. Lakukan terapi tersebut dengan berendam minimal selama 10 menit.

Penting:   Ketan Hitam, Obat Sakit Gula Darah yang Tak Disangka-sangka

Mengapa terapi ini begitu efektif?

Setelah melakukan latihan fisik, tubuh akan mengeluarkan produk limbah yang umumnya terdiri asam laktat. Penumpukan asam laktat otot-otot tubuh tak dapat bekerja maksimal hingga menyebabkan kelelahan. Rendaman es akan segera mengurangi pembengkakan akibat latihan dan membilas keluar asam laktat dari tubuh Anda.

Terapi ini telah diteliti dalam sebuah uji coba ilmiah. Hasilnya, berendam di air bersuhu 50-59 derajat Fahrenheit selama 10 hingga 20 menit dapat memaksimalkan efektifitas dari terapi ini.

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Terapi Berendam Es Batu untuk mengurangi cidera Para Atlet"