Terapi Pengobatan Medis untuk Pasien Endometriosis

No comment 2995 views

Endometriosis adalah peristiwa terkait yang menyebabkan pertumbuhan jaringan endometrium dengan disertai perambatan pembuluh darah, hingga menonjol keluar dari rahim, atau yang disebut pertumbuhan/kehamilan ektopik. Endometriosis dapat menyebabkan luar biasa pada area pelvis dan mempengaruhi kesuburan pada wanita.

www.aktualpost.com

www.aktualpost.com

Terapi untuk Endometriosis didasarkan pada tingkat keparahan berdasarkan gejala yang muncul, serta harapan penderitanya untuk dapat hamil. Umumnya, akan menyarankan pengobatan konservatif sebagai langkah awal dan operasi sebagai jalan terakhir.

Obat Nyeri

Penderita endometriosis akan disarankan untuk mengkonsumsi pereda nyeri yang dijual secara bebas, seperti obat anti inflamasi non steroid (NSAID), ibuprofen (Advil, Motrin IB, dll), atau naproxen (Aleve, dll) untuk membantu meredakan kram dan nyeri saat menstruasi.

Penting:   Dampak Negatif Memiliki IQ Tinggi

Terapi Hormon

Terapi hormon masih dipandang sebagai solusi efektif untuk meringankan nyeri akibat endometriosis. Pada siklus menstruasi, kadar hormon akan naik-turun dan menyebabkan endometrium menebal, hancur, dan meluruh. Terapi hormon dapat mencegah pertumbuhan jaringan endometrium sehingga meminimalkan peluruhan dan nyeri.

  • Kontrasepsi Hormonal. Kontrasepsi hormonal meliputi pil KB, susuk KB, dan pemasangan cincin vagina. Kebanyakan wanita yang menggunakan kontrasepsi hormonal memiliki masa menstruasi yang lebih pendek dan ringan. Meski begitu, terapi ini hanya bersifat sementara karena ketika terapi dihentikan akan memungkinkan munculnya kekambuhan.

  • Gonadotropin-releasing hormone (Gn-RH) agonis dan antagonis. Obat ini bekerja dengan cara memblokir produksi hormon yang menstimulasi ovarium, menurunkan kadar estrogen, dan mencegah terjadinya menstruasi. Penggunaan obat ini menyebabkan jaringan endometrium menyusut, dan menciptakan siklus menopause buatan.

  • Medroxyprogesterone (Depo-Provera Injeksi). obat ini efektif untuk menghentikan menstruasi maupun pertumbuhan lapisan endometrium, sehingga dapat menghilangkan tanda dan gejala endometriosis dengan seketika. Sayangnya, obat ini membawa sejumlah efek samping, mulai dari penambahan berat badan, penurunan produksi tulang, dan depresi.

  • Danazol. obat ini menekan pertumbuhan lapisan endometrium dengan cara menghalangi produksi hormon stimulus ovarium, mencegah menstruasi, sekaligus menghentikan munculnya gejala endometriosis. Meski efektif, obat ini seringkali digunakan sebagai opsi akhir karena dapat menyebabkan efek samping yang serius, apalagi jika Anda sedang hamil.

Penting:   Haid Sebelum Usia 12 Berisiko Kanker Payudara

Pembedahan Konservatif

Jika Anda tengah menderita endometriosis dan berusaha untuk hamil, operasi pembedahan konservatif yang dilakukan sembari mempersiapkan rahim dan indung telur dapat meningkatkan peluang keberhasilan Anda untuk hamil.

memuat...

Dokter dimungkinkan akan mengambil tindakan laparoskopi atau melalui operasi pembedahan konvensional. Namun, pada kasus yang teramat parah, dokter dengan terpaksa akan melakukan histerektomi (pengangkatan rahim), baik sebagian ataupun total.

Kata Kunci Pencarian: terapi endometriosis,terapi hormon untuk endometriosis,obat medis untuk endometris,tindakan non farmakologi pasien endometriosis

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Terapi Pengobatan Medis untuk Pasien Endometriosis"