Terapi untuk Mengatasi Varises Vagina Pasca Melahirkan

No comment 3707 views

Proses dan melahirkan membawa cukup banyak pada , salah satunya adalah varises pada vulva vagina. Varises vulva terjadi pada sekitar 10% hamil, yang kebanyakan justru tak menyadarinya.

alhidayah-massage.blogspot.com

alhidayah-massage.blogspot.com

Varises pada vagina cenderung bersifat turun-temurun dan dapat menjadi semakin parah di kehamilan selanjutnya.  Varises vulva biasanya mulai terjadi pada ibu hamil yang memasuki pertengahan trimester kedua, dan dapat disebabkan oleh faktor-faktor berikut :

  • Peningkatan berat rahim yang menambah tekanan pada pembuluh darah di daerah pinggul.

  • Peningkatan kadar hormon estrogen dan progesteron yang menyebabkan pembuluh darah di dinding vulva melebar.

  • Perpanjangan efek dari persalinan sebelumnya (untuk kehamilan ke-2, ke-3, dan seterusnya).

Varises vagina dapat menimbulkan berbagai gejala ketidaknyamanan, diantaranya nyeri, gatal, rasa tidak nyama saat berhubungan intim, serta perubahan warna vulva menjadi kusam. Beruntungnya, varises vulva biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa bulan pasca melahirkan. Namun, ada beberapa wanita yang kurang beruntung karena varises vagina yang dideritanya tak kunjung membaik dalam hitungan tahun.

Penting:   Terapi Untuk Mereka yang Sulit Tidur

Untuk wanita-wanita dengan kondisi varises vagina yang tak cenderung membaik, disarankan untuk menjalani sejumlah terapi untuk mengatasi masalahnya. Jenis terapi yang disarankan untuk memperbaiki kondisi varises vagina diantaranya adalah Chiropractic, Homoeopati, dan Akupunktur.

memuat...

Chiropractic

Perawatan chiropractic menjelang dan setelah melahirkan dapat membantu menjaga fungsi saraf, , dan tulang secara optimal. Menyeimbangkan tulang panggul dan meningkatkan fungsi neurologis -otot dapat membantu tubuh menghalau efek dari pembesaran rahim dan tekanan asimetris pada panggul.

Homoeopati

Jenis obat-obatan Homoeopati yang seringkali digunakan untuk mengatasi varises vagina adalah pulsatilla 30c, Arnica Montana 30C, dan Calc fluor 6x. Salah satu dari ketiga jenis obat ini dikonsumsi 3 kali sehari hingga varises terlihat mereda. Selanjutnya, konsumsi tetap diteruskan dengan pengurangan dosis. Untuk mendapat dosis tepat, konsumsi obat ini harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Penting:   Tips Mengecilkan Perut tanpa Olahraga untuk si Pemalas dan si Sibuk

Akupunktur

Ada beberapa titik akupunktur yang diandalkan untuk mengatasi masalah varises vagina pada wanita, salah satunya adalah titik di bagian kepala. Akupunktur si titik ini dapat meringankan nyeri, meningkatkan sirkulasi darah di daerah vagina, dan membantu memperkuat pembuluh darah pasca melahirkan.

Untuk mengoptimalkan penyembuhan, wanita yang menderita varises vagina disarankan untuk,

  • Mengkonsumsi cukup serat untuk menghindari sembelit

  • Membatasi konsumsi bergula dan berlemak jenuh karena akan meningkatkan risiko sembelit.

  • Menghindari makanan yang mengandung rempah-rempah kuat, seperti cabe, sawi, lada hitam, dan saus panas. Hindari juga konsumsi kopi, alkohol, dan hentikan merokok karena dapat memperburuk prognosis.

  • Hindari mengejan saat buang air besar karena dapat memperparah varises.
Penting:   Biaya Operasi Amandel ‘Tonsilektomi’ di Rumah Sakit

Kata Kunci Pencarian: cara menghilangkan varises di kelamin wanita,varises vagina setelah melahirkan,varises di vagina setelah hamil,varises bisakah hilang setelah melahirkan,menyembuhkan varises vagina setelah melahirkan,Parises vagina saat hamil knapa masih ada stlh anak usia 5 thn,pengobatan varises vagina,penyembuhan varises vagina setelah melahirkan

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Terapi untuk Mengatasi Varises Vagina Pasca Melahirkan"