Terapi untuk Mengatasi Varises Vagina Pasca Melahirkan

No comment 4111 views

Proses kehamilan dan melahirkan membawa cukup banyak perubahan fisik pada wanita, salah satunya adalah pada vulva vagina. vulva terjadi pada sekitar 10% ibu hamil, yang kebanyakan justru tak menyadarinya.

alhidayah-massage.blogspot.com

alhidayah-massage.blogspot.com

Varises pada vagina cenderung bersifat turun-temurun dan dapat menjadi semakin parah kehamilan selanjutnya.  Varises vulva biasanya mulai terjadi pada ibu hamil yang memasuki pertengahan trimester kedua, dan dapat disebabkan oleh faktor-faktor berikut :

  • Peningkatan berat rahim yang menambah tekanan pada pembuluh di daerah pinggul.

  • Peningkatan kadar hormon estrogen dan progesteron yang menyebabkan pembuluh darah di dinding vulva melebar.

  • Perpanjangan efek dari persalinan sebelumnya (untuk kehamilan ke-2, ke-3, dan seterusnya).

Varises vagina dapat menimbulkan berbagai ketidaknyamanan, diantaranya , gatal, rasa tidak nyama saat berhubungan intim, serta perubahan vulva menjadi kusam. Beruntungnya, varises vulva biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa bulan pasca melahirkan. Namun, ada beberapa wanita yang kurang beruntung karena varises vagina yang dideritanya tak kunjung membaik hitungan tahun.

Penting:   Produk Pewarna Rambut Tingkatkan Risiko Kanker Payudara?

Untuk wanita-wanita dengan kondisi varises vagina yang tak cenderung membaik, disarankan untuk menjalani sejumlah terapi untuk mengatasi masalahnya. Jenis terapi yang disarankan untuk memperbaiki kondisi varises vagina diantaranya adalah Chiropractic, Homoeopati, dan Akupunktur.

memuat...

Chiropractic

Perawatan chiropractic menjelang dan setelah melahirkan dapat membantu menjaga fungsi saraf, , dan tulang secara optimal. Menyeimbangkan tulang panggul dan meningkatkan fungsi neurologis -otot dapat membantu tubuh menghalau efek dari pembesaran rahim dan tekanan asimetris pada panggul.

Homoeopati

Jenis -obatan Homoeopati yang seringkali digunakan untuk mengatasi varises vagina adalah pulsatilla 30c, Arnica Montana 30C, dan Calc fluor 6x. Salah satu dari ketiga jenis ini dikonsumsi 3 kali sehari hingga varises terlihat mereda. Selanjutnya, konsumsi tetap diteruskan dengan pengurangan dosis. Untuk mendapat dosis tepat, konsumsi ini harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Penting:   Berapa Takaran Protein yang Dibutuhkan Tubuh?

Akupunktur

Ada beberapa titik akupunktur yang diandalkan untuk mengatasi masalah varises vagina pada wanita, salah satunya adalah titik di bagian kepala. Akupunktur si titik ini dapat meringankan nyeri, meningkatkan sirkulasi darah di daerah vagina, dan membantu memperkuat pembuluh darah pasca melahirkan.

Untuk mengoptimalkan penyembuhan, wanita yang menderita varises vagina disarankan untuk,

  • Mengkonsumsi cukup serat untuk menghindari sembelit

  • Membatasi konsumsi makanan bergula dan berlemak jenuh karena akan meningkatkan risiko sembelit.

  • Menghindari makan makanan yang mengandung rempah-rempah kuat, seperti cabe, sawi, lada hitam, dan saus panas. Hindari juga konsumsi kopi, , dan hentikan merokok karena dapat memperburuk prognosis.

  • Hindari mengejan saat buang air besar karena dapat memperparah varises.
Penting:   Gejala Penyakit Malaria menurut Penyebabnya

Kata Kunci Pencarian: varises vagina setelah melahirkan, menghilangkan varises di kelamin wanita,apakah varises vagina setelah melahirkan bisa sembuh,varises vagina sulit sembuh,bagaimana penanganan varises di vagina pada ibu nifas,apakah varises vagina bisa disembuhkan,menyembuhkan varises setelah melahirkan,penangananan varises vagina

author
Dulunya sih Mahasiswi dan (masih) tergila-gila pada DIY trick. Penggiat kesehatan melalui tulisan. Pernah menuntut ilmu Keperawatan di FK Unibraw.

Leave a reply "Terapi untuk Mengatasi Varises Vagina Pasca Melahirkan"