Tinggal di Lingkungan Bising? Awas Risiko Penyakit Jantung

Anda yang saat ini tinggal atau bermukim di yang bising dan ramai tampaknya harus meningkatkan kewaspadaan Anda. Pasalnya, selain mengganggu, yang bising ternyata mungkin bisa meningkatkan masalah yang serius, demikian bunyi sebuah penelitian yang dipresentasikan pada tanggal 11 November 2018 di American Heart Association di Chicago.

Lingkungan Bising Awas Risiko Penyakit Jantung - www.erabaru.net

Lingkungan Bising Awas Risiko Jantung - www.erabaru.net

Seperti dikutip dari WebMD, menurut studi tersebut, bunyi bising dari lalu lintas jalan raya dan bandara tampaknya memicu amygdala, wilayah yang secara kritis terlibat dalam regulasi tekanan, berdasarkan pemindaian . Selain itu, kebisingan juga dikaitkan dengan peningkatan peradangan pada arteri, yang merupakan risiko untuk , serangan jantung, dan penyakit jantung.

Penting:   Inkontinensia Urine pada Pria, Penyebab dan Pengobatannya

“Kami bukan kelompok pertama yang berbicara tentang keterkaitan antara kebisingan dan penyakit kardiovaskular,” ketua tim , Dr. Azar Radfar, yang juga seorang di Massachusetts General Hospital di Boston. “Apa yang kami benar-benar tunjukkan di sini adalah mekanisme yang menghubungkan kebisingan dengan kejadian kardiovaskular berat yang utama.”

Untuk penelitian ini, Radfar dan rekan-rekannya menganalisis pencitraan pemindaian dari 499 orang sehat, yang secara khusus mengamati otak dan pembuluh mereka. Para peneliti kemudian menggunakan alamat rumah para peserta untuk mendapatkan perkiraan tingkat kebisingan dari lingkungan mereka, berdasarkan data kebisingan penerbangan dan jalan raya yang disimpan oleh Departemen Transportasi AS.

memuat...

Berdasarkan studi tersebut, orang-orang di lingkungan paling berisik memiliki tingkat aktivitas yang lebih tinggi di amygdala mereka dan lebih banyak peradangan di arteri. Tim peneliti kemudian mengikuti peserta selama rata-rata 3,7 tahun, untuk melihat apakah stres ini akan mengarah ke masalah jantung. Dan, temuan menunjukkan bahwa orang yang terkena suara bising memiliki risiko lebih dari tiga kali lipat menderita serangan jantung, stroke, atau kasus kardiovaskular besar lainnya, dibandingkan dengan orang-orang dengan tingkat paparan kebisingan yang lebih rendah.

Penting:   Berjalan Lebih Cepat Mampu Perpanjang Umur Anda

Risiko itu tetap meningkat bahkan setelah para peneliti memperhitungkan faktor risiko lain, seperti polusi udara, kolesterol tinggi, merokok, dan . Meski penelitian itu tidak dapat membuktikan bahwa kebisingan menyebabkan peningkatan risiko jantung, namun amygdala tampaknya meningkatkan risiko jantung dengan memicu pelepasan hormon yang memicu peradangan pembuluh darah, demikian kesimpulan para peneliti.

Dr. Nieca Goldberg, direktur NYU Langone Tisch Center for Women's Health di New York City, menuturkan bahwa berdasarkan penelitian ini, kebisingan adalah kaitan dalam rantai risiko kardiovaskular, dan itu adalah pertanyaan yang menarik bagi para dokter untuk bertanya kepada pasien mereka ketika menilai risiko jantung mereka.

Menurut Goldberg, jika Anda berada di lingkungan yang bising, Anda mungkin bisa mempertimbangkan cara untuk mengurangi stres Anda, termasuk yoga, meditasi, atau latihan aerobik. Sementara, Radfar menuturkan, perencana jalan raya dan kota dapat melindungi penduduk dengan membuat hambatan kebisingan sebagai bagian dari pembangunan jalan.

Penting:   Daftar Nama Obat Penghilang Nyeri Jantung
author

Leave a reply "Tinggal di Lingkungan Bising? Awas Risiko Penyakit Jantung"