Tips Mengelola Rasa Sakit Setelah Operasi

No comment 176 views

Ternyata penghilang rasa tidak selalu diperlukan, tetapi seringkali tidak disarankan setelah melakukan operasi, karena dapat meningkatkan risiko kecanduan. Alhasil, ahli bedah saat ini memikirkan kembali strategi manajemen nyeri pada pasien setelah melakukan pembedahan atau operasi.

Mengelola Rasa Sakit Setelah Operasi - www.rd.com

Mengelola Rasa Sakit Setelah Operasi - www.rd.com

Pada tahun 1990-an, jumlah resep opioid yang ditulis untuk orang yang menjalani operasi atau mengalami kondisi rasa sakit meningkat, dan begitu pula masalah terkait. Akibatnya, menurut ahli bedah ortopedi dan asisten profesor di Harvard Medical School, dr. Elizabeth Matzkin, sekarang kita berada dalam epidemi opioid.

“Ahli bedah ortopedi adalah peresep analgesik opioid tertinggi ketiga di AS, dan oleh karena itu kami berada dalam posisi penting untuk mengubah peresepan yang berlebihan untuk manajemen nyeri pasca-operasi,” kata dr. Matzkin. “Saat ini, ahli bedah semakin beralih ke non-opioid dan pilihan lain untuk mengatasi rasa sakit.”

Jika Anda dijadwalkan untuk prosedur pembedahan, memiliki rencana untuk mengendalikan rasa sakit setelah operasi juga dapat membantu Anda menghindari penggunaan opioid yang tidak diperlukan. Inilah empat tips untuk yang efektif dan lebih aman dalam mengelola rasa sakit Anda.

Hindari Pil Nyeri Opioid

Dalam banyak kasus, penghilang rasa sakit non-opioid, seperti ibuprofen (Advil) dan acetaminophen (Tylenol), akan mengontrol nyeri pasca-bedah jika dikonsumsi sesuai anjuran. Berdasarkan temuan penelitian, 82% pasien yang menjalani operasi lutut umum atau prosedur untuk memperbaiki tulang rawan di lutut, dapat mencapai kontrol nyeri yang memuaskan dengan manajemen nyeri non-opioid.

memuat...

Batasi Penggunaan Obat Opioid

“Jika memang harus menggunakan opioid, batasi jumlah waktu yang Anda gunakan,” kata instruktur bedah ortopedi di Harvard Medical School, dr. Christopher Chiodo. “Idealnya, Anda harus meminumnya kurang dari satu minggu, dan hanya ketika opsi lain tidak berfungsi. Salah satu cara untuk mengurangi jumlah obat opioid adalah menggantinya dengan pengobatan non-opioid, seperti ibuprofen atau acetaminophen.”

Bersiap untuk Rasa Sakit

“Ahli bedah ortopedi juga menetapkan harapan untuk pasien sebelum operasi. Ketika orang-orang menjalani operasi, mereka harusnya mengharapkan rasa sakit atau ketidaknyamanan,” ujar dr. Matzkin. “Meskipun tidak ada yang harus menanggung rasa sakit yang menyiksa, memiliki rasa sakit tidak apa-apa.”

Kadang-kadang , saat orang tidak diberitahu beberapa ketidaknyamanan atau rasa sakit, mereka menjadi gugup ketika mereka mengalaminya, yang mengarah pada lebih banyak penggunaan obat. Pikirkan operasi seperti Anda akan berolahraga, Anda akan sakit setelahnya, tetapi Anda tidak akan (dan tidak seharusnya) menggunakan pereda nyeri opioid untuk mengatasi masalah tersebut.

Siapkan Strategi Non-Medis

Gunakan strategi non-medikasi untuk mengatasi rasa sakit. Kunci untuk manajemen nyeri yang efektif adalah menggunakan kombinasi . Lapisan es dapat membantu Anda dalam 24 hingga 48 jam pertama setelah operasi. Tetapi, pastikan untuk mengikuti instruksi Anda dengan hati-hati saat menggunakan es. Pasalnya, ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan jika digunakan terlalu lama.

Penting:   Nasihat Baru Mengenai Penyakit Flu
author

Leave a reply "Tips Mengelola Rasa Sakit Setelah Operasi"