Waspada, Penyakit Gusi Tingkatkan Risiko Kanker

No comment 522 views

Sebuah terbaru menyebutkan bahwa penyakit gum (penyakit gusi) ternyata memiliki keterkaitan untuk meningkatkan beberapa jenis pada wanita pasca-menopause, bahkan pada wanita yang tidak pernah merokok. Penyakit yang juga disebut dengan periodontitis ini dikatakan mampu mengembangkan risiko semua jenis hingga 14 persen, dengan risiko terbesar untuk kerongkongan yang mungkin lebih banyak ‘mengincar’ wanita yang lebih tua dengan penyakit gusi.

Penyakit Gusi - www.cintamela.com

Penyakit Gusi - www.cintamela.com

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention pada tanggal 1 Agustus 2017 itu juga mengatakan bahwa penyakit gusi ini terkait dengan risiko yang lebih untuk kanker paru-paru, kanker kandung empedu, melanoma, dan kanker payudara. Kanker payudara, kanker paru-paru, dan kanker kandung empedu dikaitkan dengan risiko yang lebih untuk wanita yang merokok dan menderita penyakit gusi.

“Sementara, bagi wanita yang tidak merokok, tetapi menderita penyakit gusi, kanker seperti melanoma, dikaitkan dengan risiko tinggi,” papar pemimpin peneliti, Jean Wactawski-Wende, yang juga dekan di School of Public Health and Health Professions at the State University of New York at Buffalo. “Temuan ini dapat memberikan petunjuk baru untuk menguji intervensi pencegahan kanker, termasuk kebersihan mulut dan penyakit periodontitis serta pencegahannya.”

memuat...

Untuk studi ini, para peneliti mengumpulkan data hampir 66.000 wanita, berusia 54 tahun sampai 86 tahun, yang mengambil bagian dalam Women's Health Initiative Observational Study. Para wanita ini melaporkan penyakit gusi pada kuesioner yang disebar antara tahun 1999 sampai 2003, sedangkan peneliti memantau hasil kanker sampai September 2013. Selama sekitar delapan tahun, para peneliti mengidentifikasi hampir 7.200 kasus kanker. Satu keterbatasan dalam penelitian ini adalah bahwa wanita tersebut melaporkan penyakit gusi mereka sendiri.

Meski belum diketahui alasan keterkaitan dengan risiko kanker, penyakit gusi ini juga dikatakan memiliki hubungan dengan penyakit jantung. Wactawski-Wende sendiri berspekulasi bahwa penyakit gusi bisa menjadi penanda tubuh secara keseluruhan. “Namun, ada potensi nyata untuk peradangan lokal dan sistemik akibat bakteri di rongga mulut yang mencapai tempat lain melalui konsumsi atau inhalasi, serta bakteri memasuki aliran darah melalui jaringan mulut,” kata Wactawski-Wende.

Dr. Ronald Burakoff, ketua kedokteran gigi di North Shore University Hospital di Manhasset, N.Y., tidak terlibat dalam studi tersebut, namun mengetahui temuan tersebut. Menurutnya, mungkin ada hubungan antara penyakit gusi dengan kanker, tetapi kita benar-benar tidak tahu seberapa kuatnya karena penyakit gusi ini dilaporkan sendiri oleh para peserta.

“Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk benar-benar menentukan koneksi ini.  Jika Anda menghilangkan penyakit periodontitis, bagaimanapun, ini bisa mengurangi risiko terkena kanker,” saran Burakoff. “Masing-masing individu harus waspada terhadap tanda-tanda penyakit gusi, seperti gusi berdarah saat Anda menyikat gigi.”

Penting:   Terapi untuk Penderita Gagal Ginjal Kronik - CRF
author

Leave a reply "Waspada, Penyakit Gusi Tingkatkan Risiko Kanker"