Penyakit akibat kelainan darah adalah penyakit yang mempengaruhi salah satu dari tiga komponen utama darah, atau ketiganya diantaranya eritrosit (sel darah merah), leukosit (sel darah putih), dan trombosit (keeping darah). Kelainan darah juga dapat
Skabies, atau yang biasa disebut juga dengan Kudis adalah kutu kulit yang disebabkan oleh hewan mikroskopis kecil yang dikenal sebagai tungau atau kutu. Tungau ini biasanya ditularkan melalui kontak dari kulit ke kulit. Tungau
Ada beberapa tanda dan gejala yang sama pada diabetes tipe 1 dan tipe 2. Pada penderita diabetes tipe 1 kadar glukosa yang tinggi dikarenakan oleh adanya kekurangan insulin karena sel-sel yang memproduksi insulin telah
Penyakit kuning atau Jaundice disebabkan oleh adanya penumpukan bilirubin pada darah. Setiap kondisi yang menyebabkan adanya gangguan pada pergerakan bilirubin dari darah ke hati dan keluar dari tubuh dapat menjadi penyebabkan penyakit kuning. Apa
Darah pada tubuh manusia terdiri dari cairan yang disebut plasma darah yang berisi sel darah merah (eritrosit ) yang bertugas menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh, sel darah putih (leukosit) yang bertugas menjaga sistem kekebalan
Albinisme adalah kondisi genetik yang disebut juga dengan achromia, achromasia, atau achromatosis. Hal ini ditandai dengan adanya defisit (kekurangan) produksi melanin, akibat tidak adanya pigmen pada sebagian atau seluruh bagian tubuh, yaitu pada
Usus buntu atau Apendisitis adalah suatu peradangan pada usus buntu, yaitu suatu kantong berbentuk jari yang terletak di sisi kanan bawah perut. Radang usus buntu dapat menyebabkan nyeri di perut kanan bawah. Namun, pada
Rematik biasa disebut juga dengan Reumathoid Arthritis (RA). Nyeri dan pembengkakan pada sendi adalah ciri khas dari rematik. Biasanya RA disebabkan oleh adanya perubahan dari sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringannya sendiri. Penderita rematik
Jantung lemah atau Cardiomyopathy adalah penyakit atau kelainan akibat kondisi otot jantung yang abnormal. Kardiomiopati terbagi menjadi 3 kategori utama, yaitu dilatasi, hipertrofi dan restriktif. Kardiomiopati membuat kerja jantung menjadi lebih berat , dan
Kebanyakan hernia terjadi di dinding perut, lokasi terbentuknya dimulai dari di bawah tulang dada hingga ke pangkal paha. Meskipun hernia perut dapat terjadi pada semua usia bahkan saat baru lahir, namun kebanyakan hernia terjadi